Chlorine Digital Media

4 Strategi Pemasaran Konten Interaktif untuk Digital Marketing!

4 Strategi Pemasaran Konten Interaktif untuk Digital Marketing!

Pernahkah Kamu berpikir bahwa konsumen merasa bosan dengan konten yang mereka lihat setiap harinya? Para konsumen telah melihat begitu banyak konten yang serupa dari beberapa merek yang berbeda, yang sedang mencoba untuk mempromosikan produknya agar konsumen tertarik untuk membeli produk tersebut. Namun mungkin kenyataannya konsumen tidak tertarik sama sekali karena konten tersebut dinilai sangat ‘pasaran’ serta tidak pula berminat untuk berinteraksi seperti menyukai postingan atau memberikan komentar. 

Begitu banyak perusahaan yang telah menerapkan strategi digital marketing, baik perusahaan besar atau kecil sekalipun. Tetapi tidak semua perusahaan menggunakan konten interaktif yang kuat, atau mungkin tidak semua orang mengetahui tentang konten interaktif dan mengapa hal tersebut perlu diterapkan pada strategi digital marketing bisnisnya.

(Baca juga: Strategi Digital Marketing Kamu Belum Optimal? Yuk, Terapkan 5 Cara Ini!)

 

Jadi, Apa Itu Konten Interaktif?

Ilustrasi sedang bertanya. (Foto: Freepik)

Konten interaktif merupakan konten yang membutuhkan keterlibatan aktif dari konsumen sehingga komunikasi terjadi secara dua arah. Konten interaktif melibatkan konsumen dengan mendorong mereka untuk mengambil tindakan, seperti menyukai postingan, memberikan komentar, mengunjungi halaman web tertentu, atau membagikannya kembali. Konten interaktif dapat digunakan pada berbagai platform dengan berbagai tujuan seperti  meningkatkan kesadaran merek, mendorong pertumbuhan bisnis, dan menumbuhkan loyalitas di antara konsumen. 

Strategi pemasaran dengan konten interaktif dapat dilakukan secara mudah dan sederhana, dengan fokus utamanya yaitu untuk menciptakan interaksi dan kolaborasi dengan konsumen. Interaksi merupakan salah satu cara yang tepat untuk menjaga hubungan jangka panjang dengan konsumen, namun perlu diingat bahwa interaksi yang diciptakan jangan sampai memberikan kesan yang dingin atau membosankan. Sederhananya, pemasaran dengan konten interaktif adalah jenis pemasaran yang sangat bergantung pada tindakan konsumen. Hal ini biasanya sangat personal dan sering disesuaikan untuk memenuhi harapan pelanggan.

 

Apa Saja Contoh Strategi Pemasaran dengan Konten Interaktif?

Setelah memahami pengertian dari konten interaktif, mungkin Kamu sudah memiliki sedikit banyak bayangan contoh konten interaktif yang sebelumnya pernah Kamu temui di beberapa merek. Berikut ini 4 contoh strategi pemasaran yang menggunakan konten interaktif.

 

1. Giveaway

Ilustrasi hadiah giveaway. (Foto: Freepik)

Konsumen sangat menyukai hadiah gratis, asalkan masih relevan dengan minat mereka. Giveaway adalah salah satu bentuk strategi pemasaran interaktif yang sering digunakan bahkan berulang kali oleh para pemilik bisnis. Biasanya terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi konsumen jika ingin mengikuti konsumen, seperti mengikuti akun terkait, memberikan komentar atau membagikan postingan. Konsumen biasanya tidak akan merasa keberatan karena mereka merasa telah memiliki peluang untuk memenangkan hadiah yang ditawarkan tanpa mengeluarkan uang sedikitpun karena hanya bermodalkan beberapa syarat yang diberikan. 

 

2. Kuis

Ilustrasi pertanyaan kuis. (Foto: Freepik)

Memiliki sedikit kesamaan dengan giveaway, kuis merupakan cara yang baik untuk digunakan mudah dibagikan dan mudah diisi, bahkan strategi giveaway dan kuis dapat dilakukan secara bersamaan. Cukup siapkan beberapa pertanyaan maka konsumen yang melihat konten tersebut akan merasa sedang ditanya secara personal dan akhirnya tertarik untuk menjawab. Kamu bisa menyajikan pertanyaan yang mudah seperti warna kesukaan dan lainnya, hingga ke pertanyaan yang berkaitan dengan bisnis Kamu. Contohnya jika bisnismu bergerak dibidang kosmetik, Kamu bisa melemparkan pertanyaan seperti “Tekstur lip tint seperti apa yang Kamu sukai?” Melalui pertanyaan sederhana tersebut, Kamu dapat lebih mengetahui preferensi konsumen dan menjadikannya sebagai dasar pengembangan produk selanjutnya yang akan dibuat. Ketika dilakukan dengan benar, konten interaktif ini secara alami akan meningkatkan tingkat keterlibatan konsumen dan menjaga hubungan jangka panjang dengan konsumen. 

 

3. Polling

Ilustrasi seseorang sedang menentukan pilihan. (Foto: Freepik)

Polling melibatkan konsumen dengan memberikan umpan balik langsung dalam bentuk hasil. Biasanya konsumen akan tertarik untuk menjawab polling karena mereka ingin mengetahui jawaban apa yang diberikan oleh konsumen lainnya, atau untuk melihat apakah pendapat mereka selaras dengan kebanyakan konsumen lainnya. Salah satu manfaat dari polling jika dibandingkan dengan giveaway atau kuis adalah terkait waktu, polling biasanya lebih cepat untuk diselesaikan karena konsumen tidak perlu melalui beberapa langkah untuk mendapatkan hasil karena cukup dengan satu kali klik pada layar ponsel mereka. Polling juga memungkinkan pelanggan untuk berinteraksi dengan bisnis dan berbagi pendapat mereka. Sama seperti kuis, pertanyaan yang disajikan pada polling juga bisa berupa pertanyaan ringan seperti memilih antara kucing atau anjing, warna merah atau biru, dan lain sebagainya. Hingga pertanyaan yang berkaitan dengan bisnismu untuk mengetahui preferensi mereka.

(Baca juga: 4 Elemen pada Digital Marketing yang Wajib Kamu Ketahui!)

 

4. Personalized Content

Ilustrasi personalisasi. (Foto: Freepik)

Personalisasi dapat membantu Kamu mendapatkan wawasan tentang preferensi dan minat konsumen melalui data yang ada, sehingga Kamu dapat menawarkan produk dan pengalaman yang sesuai. Personalized content adalah metode pembuatan konten yang unik, relevan, dan disesuaikan untuk target konsumen, biasanya untuk membantu meningkatkan kampanye, meningkatkan tingkat konversi, dan meningkatan keterlibatan konsumen. Kamu dapat mengumpulkan data dimulai dari jenis kelamin dan umur untuk mengetahui kira-kira produk mana dari bisnismu yang kemungkinan besar diminati oleh mereka. Melalui personalized content, setiap konsumen akan mendapatkan pengalaman unik dengan bisnis Kamu, yang dapat menjadi faktor besar dalam meningkatkan strategi pemasaran digital dan meningkatkan penjualan. Konsumen akan merasa mendapatkan perhatian lebih sehingga hal tersebut akan menjaga hubungan jangka panjang antara konsumen dan bisnis Kamu. Terdapat banyak tools yang bisa digunakan untuk mengetahui lebih lanjut terkait preferensi konsumen.

 

Nah itu dia 4 contoh strategi pemasaran yang menggunakan konten interaktif yang dapat Kamu terapkan pada bisnis Kamu. Jadi, strategi mana yang akan Kamu terapkan terlebih dahulu? Segera konsultasikan bisnis Kamu di https://chlorinedigitalmedia.com/ dan dapatkan penawaran terbaik!

Admin

Admin

Chlorine Digital Media

Facebook
WhatsApp
Pinterest
Telegram

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
ChlorineDigitalMedia
Halo...
Ada yang bisa kami bantu?