Chlorine Digital Media

Apa Itu Content Marketing dan Bagaimana Cara Menerapkannya?

Apa Itu Content Marketing dan Bagaimana Cara Menerapkannya?

Saat kegiatan pemasaran dilakukan secara online, konten merupakan komponen yang sangat penting untuk dikembangkan. Saat ini, content marketing yang merupakan bagian dari digital marketing menjadi salah satu cara paling ampuh untuk mengembangkan suatu bisnis.  

Menurut Megan Morreale (2018), content marketing adalah proses menjual produk atau layanan pada sebuah bisnis dengan membuat dan mendistribusikan konten seperti video, podcast, infografis, blog, dan hal lainnya, yang memiliki tujuan untuk menghubungkan bisnis dengan audiens pada tingkat yang sangat empatik, memberikan nilai kepada audiens itu, dan mendapatkan kepercayaan serta kredibilitas mereka. Sebagian besar content marketing dibuat dengan mempertimbangkan kebutuhan konsumen atau calon konsumen mereka, sehingga konten yang disajikan tidak hanya berfokus untuk memberikan manfaat bagi merek atau produk saja, melainkan untuk membangun keterlibatan konsumen atau calon konsumen dalam teknik pemasaran tersebut sehingga produk akan lebih mudah terjual.

Dalam content marketing, tiga kata kunci yang harus selalu Kamu ingat adalah “relevansi”, “penargetan”, dan “hubungan baik”. Jika Kamu membuat konten tanpa didasari oleh pemahaman yang kuat terkait kebutuhan dan minat konsumen atau calon konsumen, maka konten yang Kamu sajikan tidak akan membantu perkembangan bisnis Kamu. Hal tersebut juga dapat memberikan traffic yang kurang baik kepada bisnis, serta pemanfaatan waktu dan sumber daya menjadi kurang maksimal karena membuat konten yang tidak sesuai. Relevansi antara bisnis dan konsumen merupakan suatu hal yang harus diterapkan dalam content marketing. Sehingga ketika konten yang disajikan relevan dengan kebutuhan konsumen, penyajian konten tersebut akan sesuai dengan penargetan yang telah dilakukan sebelumnya. Relevansi dan penargetan yang sesuai akan menciptakan hubungan yang baik antara konsumen dengan bisnis, sehingga loyalitas pelanggan juga akan terbentuk dan menimbulkan potensi bahwa konsumen tersebut tidak akan “mencari” bisnis lain. Jika dilakukan dengan benar, penggunaan content marketing akan sangat efektif untuk menginformasikan dan mengedukasi agar mempercayai dan membeli produk Kamu.

Tentu saja bisnis Kamu membutuhkan content marketing dalam strategi pemasaran bisnis Kamu. Konsistensi antara relevansi, target konsumen, dan hubungan pelanggan yang baik akan membangun kepercayaan dan kredibilitas, memperkuat reputasi, mengembangkan hubungan, meningkatkan konversi penjualan, dan menghasilkan prospek yang besar. Karena saat ini, konsumen mengharapkan konten berkualitas tinggi dan konsisten dari merek favorit mereka. 

Jika Kamu baru saja mengenal content marketing dan ingin menerapkannya untuk strategi pemasaran bisnismu, berikut ini beberapa langkah yang dapat Kamu ikuti.

(Baca juga: Yuk, Kuasai 14 Istilah Dalam Bidang Digital Marketing di Media Sosial!)

 

1. Tetapkan Tujuan Bisnis

Ilustrasi dalam Menggapai Tujuan Bisnis. (Foto: Pixabay)

Agar penerapan content marketing dapat terlaksana dengan maksimal, Kamu harus mengetahui terlebih dahulu tujuan apa yang ingin dicapai. Kamu harus memiliki tujuan content marketing tertentu seperti misalnya mendapatkan lebih banyak prospek, meningkatkan penjualan, dan meningkatkan traffic. Kamu bisa memulai dengan menentukan KPI (Key Performance Indicator) seperti pendapatan, konsumen, dan pengunjung untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari strategi pemasaran Kamu.

 

2. Ketahui Kebutuhan Konsumen

Ilustrasi Seorang Konsumen Tengah Menentukan Pilihan. (Foto: Pexels)

Selain menetapkan tujuan dari bisnis Kamu, mengetahui kebutuhan konsumen juga merupakan salah satu hal yang tidak kalah pentingnya. Bahkan kebutuhan konsumen juga dapat menjadi pertimbangan Kamu ketika menetapkan tujuan bisnis. Kamu perlu mengetahui kepada siapa produk Kamu akan dipasarkan dan kepada siapa Kamu akan menyajikan konten yang telah dibuat. Kamu harus dapat menghasilkan konten yang sesuai dan menarik minat target konsumen, beberapa tools seperti Google Analytics, media sosial, dan email dapat membantu Kamu dalam mengenal karakteristik konsumen. Beberapa karakteristik yang perlu dipertimbangkan seperti rentang usia rata-rata, status keuangan, minat, dan informasi lain yang dapat membantu Kamu memasarkan produk ke konsumen yang tepat.

 

3. Merencanakan Konten yang Tepat

Ilustrasi Seseorang Tengah Merencanakan Suatu Konten.(Foto: Pixabay)

Setelah memahami dengan baik kebutuhan konsumen Kamu, maka selanjutnya Kamu dapat menghasilkan ide konten yang sesuai. Dalam pembuatan content marketing dibutuhkan kreativitas untuk membedakannya dengan merek dengan produk yang serupa, Kamu bisa menuliskan semua ide yang terlintas dan dapat menginspirasi strategi pemasaran Kamu. Pertimbangkan juga esensi dari konten yang ingin Kamu sajikan kepada konsumen, serta jangan ragu untuk mencari referensi sebanyak-banyaknya

Dalam proses perencanaan sebuah konten, sumber daya yang berkualitas juga memiliki peran yang penting. Beberapa tugas yang perlu dilakukan adalah menentukan ide konten, mengeksekusi konten, memantau alur kerja produksi konten, dan merencanakan jadwal penerbitan konten. Pastikan seluruh tim Kamu memiliki tanggung jawab untuk membuat, mengontrol, dan memperbarui konten. Sehingga biasanya diperlukan pelatihan khusus agar kualitas dari sumber daya yang ada terus meningkat. Kamu dapat mengikuti pelatihan di Chlorine Digital Academy terkait digital marketing, konten, social media marketing, dan masih banyak lagi. Segera kunjungi https://chlorinedigitalacademy.com/ untuk informasi berikutnya!

 

4. Strategi Konten dan Distribusi

Ilustrasi Strategi Konten.(Foto: Pixabay)

Langkah terakhir yang perlu dilakukan adalah membuat strategi konten dan pendistribusian konten. Mungkin Kamu memerlukan beberapa pengembangan strategi hingga akhirnya menemukan strategi yang paling tepat bagi bisnis dan konsumen Kamu. Tentu saja tidak selamanya suatu strategi akan tetap relevan dari masa ke masa, sehingga sangat penting untuk melakukan analisis terhadap strategi secara berkala. 

Dalam mendistribusikan konten, Kamu dapat menggunakan lebih dari satu saluran pemasaran agar nantinya dapat dilakukan perbandingan dan penilaian terkait saluran mana yang paling efektif. Sama halnya dengan strategi konten, pendistribusian konten juga tidak selamanya relevan sehingga diperlukan analisis terhadap saluran distribusi secara berkala. 

(Baca juga: Yuk, Kuasai 20 Istilah Digital Marketing Dalam Situs Web dan SEO!)

 

Itu dia 4 langkah yang dapat Kamu ikuti untuk menerapkan content marketing pada bisnis Kamu. Suatu bisnis yang sukses dan konsisten dengan content marketing akan melihat peningkatan yang stabil dalam traffic pemasaran, pertumbuhan penjualan dan peningkatan kesadaran merek. Kunjungi https://chlorinedigitalmedia.com/ dan dapatkan pelayanan digital marketing terbaik untuk bisnis Kamu!

Admin

Admin

Chlorine Digital Media

Facebook
WhatsApp
Pinterest
Telegram

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
ChlorineDigitalMedia
Halo...
Ada yang bisa kami bantu?