Chlorine Digital Media

Rumuskan 8+i, Kemendikbud Berharap Adanya Keselarasan pada Program SMK Pusat Keunggulan

Rumuskan 8+i, Kemendikbud Berharap Adanya Keselarasan pada Program SMK Pusat Keunggulan

Nadiem Anwar Makarim atau lebih dikenal dengan nama Nadiem, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang telah menjabat sejak tahun 2019 itu mengumumkan adanya Merdeka Belajar Episode 8: SMK Pusat Keunggulan pada bulan Maret tahun 2021 silam. 

Dilansir dari situs web smkpk.ditpsmk.net, program SMK Pusat Keunggulan dilatarbelakangi oleh adanya kesulitan dalam menjawab kebutuhan dunia kerja sehingga perlu adanya solusi komprehensif untuk menjawab tantangan dalam rangka pembenahan kondisi SMK sejalan dengan kebutuhan dunia kerja. Beberapa kesulitan yang tengah dihadapi yaitu:

1. Kesempatan peningkatan kompetensi guru, kepala sekolah, dan pengawas SMK sesuai kebutuhan dunia kerja masih sedikit.

2. Sinergi pemangku kepentingan, termasuk dunia kerja, pada program pengembangan SMK masih kurang.

3. Belum semua SMK mengembangkan kurikulum bersama dunia kerja.

4. Belum semua SMK memiliki fasilitas yang sesuai standar.

5. Manajemen sekolah masih cenderung terbebani hal-hal administratif.

(Baca juga: Apa Itu SMK Pusat Keunggulan?)

 

Sejak 2019 lalu, SMK di Indonesia telah melalui beberapa transformasi. SMK Revitalisasi pada tahun 2019 mencakup 300 sekolah, memiliki fokus terhadap peningkatan mutu dan kualitas sarana dan prasarana pembelajaran sesuai dengan standar dunia kerja. SMK Revitalisasi terbagi menjadi beberapa sektor yaitu maritim, pariwisata, pertanian, industri kreatif, dan teknologi. SMK Center of Excellence pada tahun 2020 mencakup 491 sekolah serta 4.586 guru dan kepala sekolah, memiliki fokus terhadap peningkatan pembelajaran dunia kerja, peningkatan kompetensi guru dan kepala SMK, serta sarana dan prasarananya. SMK Center of Excellence terbagi menjadi beberapa sektor yaitu prioritas utama (permesinan dan konstruksi, ekonomi kreatif, hospitality, care service) serta prioritas lain (kerjasama luar negeri. Dan program yang terbaru adalah SMK Pusat Keunggulan pada tahun 2021 lalu. 

Program SMK Pusat Keunggulan memiliki visi untuk menghasilkan lulusan yang terserap di dunia kerja atau menjadi wirausaha melalui keselarasan pendidikan vokasi yang mendalam dan menyeluruh dengan dunia kerja, dan menyeluruh dengan dunia kerja serta menjadi rujukan/ pengimbas dalam peningkatan kualitas dan kinerja SMK. Lulusan SMK dalam program ini nantinya diproyeksikan siap untuk bekerja, melanjutkan studi, ataupun wirausaha. 

 

Dalam situs web resmi kemdikbud.go.id, dikatakan bahwa Nadiem berharap adanya keselarasan yang menyeluruh dan mendalam antara SMK dengan dunia kerja melalui konsep 8+i dimana tidak sebatas hanya penandatanganan MoU saja. Berbagai kemungkinan kerja sama yang dapat dilakukan dengan dunia kerja adalah beasiswa dan/ atau ikatan dinas, donasi dalam bentuk peralatan laboratorium atau dalam bentuk lainnya dan lain sebagainya. Konsep 8+i Link and Match memiliki 8 aspek keterlibatan dunia kerja di segala aspek penyelenggaraan pendidikan vokasi, yaitu:

1. Kurikulum disusun bersama, termasuk penguatan aspek soft skills dan karakter kebekerjaan untuk melengkapi aspek hard skills yang sesuai kebutuhan dunia kerja. 

2. Pembelajaran berbasis project riil dari dunia kerja (PBL), untuk memastikan hard skills akan disertai soft skills dan karakter yang kuat. 

3. Jumlah dan peran guru/ instruktur dari industri dan ahli dari dunia kerja, ditingkatkan secara signifikan (sampai minimal mencapai 50 jam/ semester/ program keahlian).

4. Praktik kerja lapangan/ industri, minimal 1 semester.

5. Sertifikasi kompetensi, yang sesuai standar dan kebutuhan dunia kerja (bagi lulusan dan bagi guru/ infrastruktur).

6. Update teknologi dan pelatihan bagi guru/ infrastruktur, secara rutin dari dunia kerja.

7. Riset terapan mendukung teaching factory, yang bermula dari kasus atau kebutuhan.

8. Komitmen serapan, lulusan oleh dunia kerja.

Hampir serupa dengan sektor program SMK lainnya, SMK Pusat Keunggulan terbagi kedalam sektor ekonomi kreatif, pemesinan dan konstruksi, hospitality, care service, maritim, pertanian, dan kerjasama luar negeri dengan sektor prioritas sebanyak 895 SMK.

 

Ilustrasi Kementerian. (Foto: Freepik)

Kemendikbud sendiri memberikan 6 dukungan dalam program SMK Pusat Keunggulan ini, yaitu:

1. Penguatan SDM SMK, penguatan Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Guru melalui program pelatihan dan pendampingan intensif untuk mewujudkan manajemen dan pembelajaran berbasis dunia kerja. 

2. Pembelajaran kompetensi siap kerja dan berkarakter, penyelenggaraan pembelajaran yang berorientasi pada penguatan kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan karakter yang sesuai nilai Pancasila.

3. Penguatan belajar dan praktik peserta didik, bantuan dana hibah untuk peningkatan sarana dan prasarana yang berfokus pada alat dan kelengkapan sarana belajar praktik siswa yang berstandar dunia kerja.

4. Manajemen sekolah berbasis data, pendampingan pada sekolah untuk melaksanakan manajemen berbasis sekolah, termasuk perencanaan berdasarkan evaluasi data dan penggunaan platform digital.

5. Berdampingan oleh perguruan tinggi, pendampingan SMK Pusat Keunggulan oleh perguruan tinggi dalam perencanaan dan pengelolaan program, dalam rangka mengembangkan sinergi dalam dunia kerja.

6. Sinergi pemerintah pusat dan daerah, kolaborasi dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah yang dilakukan secara intens untuk menciptakan dukungan penyelenggaraan SMK Pusat Keunggulan yang berkesinambungan.

(Baca juga: Bagaimana Cara Mendapatkan Sertifikasi BNSP?)

 

Pada penjelasan Merdeka Belajar Episode 8 ini diuraikan juga alasan pendampingan SMK Pusat Keunggulan dilakukan oleh perguruan tinggi. Pertama adalah perguruan tinggi dengan pengalaman dan rekam jejak baik bekerja sama dengan dunia kerja diharapkan dapat membantu mempercepat akses SMK untuk bermitra dengan dunia kerja serta memperkuat SMK dalam perencanaan dan pengelolaan program. Kedua adalah mendorong kesinambungan Perguruan Tinggi dan SMK dalam pengembangan kepakaran/ kompetensi keahlian dan berjejaring. Dan yang ketiga adalah mewujudkan praktik baik kemitraan dunia kerja dan pendidikan vokasi dalam mendorong ekosistem vokasi.

Segera persiapkan dirimu  untuk bekerja dan berwirausaha bersama Chlorine Digital Academy. Kamu bisa mengikuti program praktik kerja industri (prakerin) Magang / PKL di Chlorine Digital Academy dan mendapatkan pengalaman kerja yang sesuai dengan standar kerja. Kunjungi https://chlorinedigitalacademy.com/ untuk informasi lebih lanjut.

 

Referensi

Admin. (2022). Retrieved from SMK Pusat Keunggulan: http://smkpk.ditpsmk.net/

Kompas.com. (2021, March 18). Merdeka Belajar Episode 8, SMK Jadi Fokus Penguatan lewat Kolaborasi Banyak Pihak. Retrieved from Kompas: https://edukasi.kompas.com/read/2021/03/18/141938671/merdeka-belajar-episode-8-smk-jadi-fokus-penguatan-lewat-kolaborasi-banyak?page=all

Pengelola. (2021, March 18). Kemendikbud Gunakan Rumus 8+i Guna Capai Tujuan SMK Pusat Keunggulan. Retrieved from Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan: https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2021/03/kemendikbud-gunakan-rumus-8i-guna-capai-tujuan-smk-pusat-keunggulan

Admin

Admin

Chlorine Digital Media

Facebook
WhatsApp
Pinterest
Telegram

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
ChlorineDigitalMedia
Halo...
Ada yang bisa kami bantu?