Chlorine Digital Media

Pentingnya Sertifikasi Bagi Tenaga Kerja

Pentingnya Sertifikasi Bagi Tenaga Kerja

Mendapatkan sertifikat dapat menjadi bentuk validasi keahlian tingkat tinggi bagi tenaga kerja, namun terdapat pula alasan lain mengapa seorang tenaga kerja mengejar sertifikasi profesional. Terlebih lagi dengan memiliki sertifikasi profesional juga dapat menjadi nilai tambah bagi setiap tenaga kerja sehingga dapat menghasilkan nilai angka gaji yang besar. Sertifikasi juga dapat menjadi wadah investasi waktu dan sumber daya, sebab memberikan pengakuan atas pengetahuan atau keahlian khusus yang signifikan.

(Baca juga: 8 Platforms Ini Dapat Membantu Kamu dalam Membuat E-commerce Sendiri!)

 

Selain hal tersebut, berikut ini 6 alasan pentingnya sertifikasi bagi tenaga kerja.

1. Meningkatkan Keterlibatan dan Produktivitas 

Ilustrasi Tenaga Kerja yang Produktif. (Foto: Pixabay)

Sebagian besar tenaga kerja menghabiskan waktunya hanya untuk bekerja dan terus seperti itu setiap harinya dan terdapat kemungkinan besar bahwa mereka merasa jenuh dengan aktivitas tersebut. Hal tersebut dapat menjadi salah satu penyebab adanya ketidakpuasan tenaga kerja karena tidak adanya perkembangan dalam karir yang didapatkan. Tak menutup kemungkinan bahwa sebagian besar dari mereka mengharapkan adanya perkembangan karir tersebut atau dengan mengikuti sertifikasi.

Dengan memberikan para tenaga kerja sebuah kesempatan untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi, maka akan didapatkan peningkatan keterlibatan dan produktivitas tenaga kerja. Faktor tersebut dapat memberikan dampak pada kinerja perusahaan atau tempat kerja secara keseluruhan. 

 

2. Memiliki Keunggulan Kompetitif

Ilustrasi Keunggulan Diantara yang Lainnya. (Foto: Pixabay)

Ketika seorang tenaga kerja mengikuti pelatihan sedangkan para kompetitornya tidak, maka hal tersebut dapat memunculkan keunggulan kompetitif. Sertifikasi dapat membedakan seorang tenaga kerja dari profesional lain di bidang tersebut, serta menunjukkan bahwa ia memiliki komitmen yang ditunjukkan untuk memahami dan unggul dalam profesinya. Hal itu tentu saja dapat memberikan keunggulan yang sangat penting pada ruang lingkup yang kompetitif saat ini.

 

3. Membangun Budaya Perusahaan yang Tangkas

Ilustrasi Budaya Perusahaan yang Tangkas. (Foto: Pixabay)

Di era teknologi yang serba canggih ini, transformasi digital tidak lagi menjadi sebuah pilihan saja namun sudah menjadi suatu kebutuhan bagi setiap perusahaan yang ingin meningkatkan efisiensi operasional dan mendapatkan keunggulan kompetitif. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari proses transformasi digital tersebut, sertifikasi tenaga kerja dapat memberikan banyak kontribusi. 

Dengan terus berinvestasi pada pelatihan tenaga kerja, maka akan terbentuk individu tenaga kerja yang fleksibel yang dapat beroperasi dalam berbagai peran. Dengan terus mengikuti teknologi terkini dan meningkatkan keterampilan tenaga kerja, mereka akan dapat bertahan dan bersaing dengan baik.

 

4. Meminimalisir Kesalahan dan Mengurangi Risiko

Ilustrasi Sebuah Perusahaan Minim Resiko. (Foto: Pixabay)

Kurangnya pelatihan tenaga kerja dapat membahayakan kinerja perusahaan dalam berbagai cara, mengikuti sertifikasi profesional dapat mengatasi masalah tersebut. Langkah awal yang dapat dilakukan terkait pelatihan adalah pelatihan internal mengenai hal-hal dasar yang penting untuk membantu mereka mengidentifikasi kesenjangan kinerja dan kesalahan di perusahaan.. Lalu adanya pelatihan dan sertifikasi khusus industri membantu tenaga kerja menghasilkan solusi yang tepat lebih cepat.

Dengan memberikan para tenaga kerja pelatihan dan sertifikasi yang tepat, maka akan mendorong mereka untuk mematuhi standar profesional yang tinggi. Sehingga kemampuan tenaga kerja dapat diandalkan untuk memenuhi tolok ukur industri dan memenuhi kebutuhan konsumen.

 

5. Membangun Kepercayaan dengan Konsumen 

Ilustrasi Rasa Kepercayaan Konsumen yang Baik. (Foto: Pixabay)

Saat ini para konsumen tentu saja akan membandingkan suatu bisnis dengan yang lainnya sebelum mereka membuat keputusan pembelian, dan mereka memilih merek serta produk yang mereka percayai. Hal yang tak kalah penting lainnya adalah kepercayaan juga dapat menumbuhkan rasa kesetiaan konsumen. 

Salah satu cara paling efektif untuk membangun kepercayaan dengan konsumen atau target konsumen adalah dengan memiliki tenaga kerja yang telah mendapatkan sertifikasi profesional. Hal tersebut dapat memberitahu konsumen bahwa bisnis Kamu telah berinvestasi dalam pengetahuan dan keterampilan tenaga kerja. Dengan mengetahui bahwa mereka berada ditangan tenaga kerja yang bersertifikat, konsumen akan merasa lebih aman dan percaya setiap melakukan transaksi pembelian.

 

6. Berpotensi Meningkatkan Pendapatan

Ilustrasi Meningkatnya Pendapatan Seseorang. (Foto: Pixabay)

Waktu dan usaha yang diinvestasikan dalam sertifikasi profesional sering menghasilkan peningkatan pendapatan. Sebagian besar konsumen akan memahami adanya biaya yang lebih tinggi terkait dengan pelatihan khusus dan bersedia membayar lebih bagi mereka yang memiliki sertifikasi profesional. 

(Baca juga: Situs E-commerce Kamu Belum Maksimal? Yuk, Coba Terapkan 6 Langkah Ini!)

 

Di Indonesia sendiri terdapat berbagai kegiatan pelatihan yang menawarkan sertifikasi profesional, sertifikasi yang umum digunakan adalah sertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Merujuk pada situs web bnsp.go.id, BNSP merupakan badan independen yang bertanggung jawab kepada Presiden yang memiliki kewenangan sebagai otoritas sertifikasi personil dan bertugas melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi bagi tenaga kerja. Pembentukan BNSP merupakan bagian integral dari pengembangan paradigma baru dalam sistem penyiapan tenaga kerja yang berkualitas. 

BNSP memiliki visi yaitu menjadi lembaga otoritas sertifikasi profesi yang independen dan terpercaya dalam menjamin kompetensi tenaga kerja di dalam maupun luar negeri. Untuk mewujudkan visi tersebut, dilaksanakan beberapa misi yaitu mengembangkan sistem sertifikasi kompetensi profesi yang terpercaya, meningkatkan rekognisi dan daya saing tenaga kerja Indonesia di dalam maupun di luar negeri, dan membangun kerjasama saling pengakuan sertifikasi kompetensi secara internasional.

BNSP sendiri didirikan berdasarkan beberapa dasar hukum yaitu Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, pasal 18; Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 61; Undang-Undang No. 5 Tahun 1984 tentang Perindustrian (Lembaran Negara tahun 1984 No. 22, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3274); Peraturan Pemerintah No. 52 Tahun 2012 tentang Sertifikasi Kompetensi dan Sertifikasi Usaha di bidang Pariwisata; dan lainnya.

Jika Kamu ingin memiliki sertifikasi BNSP, jangan lupa untuk mengikuti pelatihan di instansi yang terpercaya seperti Chlorine Digital Academy. Kunjungi https://chlorinedigitalacademy.com/ untuk informasi lebih lanjut.

Admin

Admin

Chlorine Digital Media

Facebook
WhatsApp
Pinterest
Telegram

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
ChlorineDigitalMedia
Halo...
Ada yang bisa kami bantu?