Chlorine Digital Media

Mengenal Konsentrasi Bisnis Digital pada Program Keahlian Pemasaran dengan Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen di SMK

Mengenal Konsentrasi Bisnis Digital pada Program Keahlian Pemasaran dengan Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen di SMK

Bisnis Digital merupakan salah satu mata pelajaran pada program keahlian pemasaran. Bisnis digital merupakan segala jenis usaha dimana penjualan produk atau jasanya dilakukan secara daring atau online, baik itu melalui situs website ataupun aplikasi. Mata pelajaran Bisnis Digital pada program keahlian pemasaran berisi kompetensi-kompetensi yang digunakan untuk berkarir di dunia industri saat ini. 

Mata pelajaran Bisnis Digital berkontribusi untuk menunjang kompetensi dari lulusan yang akan berkarir di bidang Digital Entrepreneur, Content Writer, Social Media Specialist, Digital Marketing, Staff Merchandising, Customer Service Online, dan Staff Purchasing. Untuk mendukung karir tersebut peserta didik pada Fase F harus kompeten dalam bidang Ekonomi Bisnis dan Administrasi Umum, Marketing, Perencanaan Bisnis, Komunikasi Bisnis, Digital Branding, Digital Onboarding, Digital Marketing, Digital Operation.

Pembelajaran dapat menggunakan berbagai pendekatan, strategi, model, serta metode yang sesuai dengan karakteristik kompetensi yang harus dipelajari, sehingga dapat menciptakan pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi inisiatif, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, passion, dan perkembangan fisik, serta psikologis peserta didik. Model-model pembelajaran yang dapat digunakan, antara lain project-based learning, problem-based learning, discovery and inquiry learning, teaching factory, serta model-model lainnya yang relevan.

Mata pelajaran Bisnis Digital ini tidak semata mata dimaksudkan untuk memenuhi kompetensi hard skill saja, akan tetapi juga menghasilkan insan Indonesia yang memiliki kemandirian serta cerdas spiritual, cerdas emosional, cerdas sosial, cerdas intelektual, dan cerdas kinestetik, mandiri, kreatif dan bekerja sama serta bertanggung jawab.

Mata pelajaran Bisnis Digital bertujuan membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap (soft skill dan hard skill) melalui beberapa hal berikut ini, yaitu memahami ekonomi bisnis dan administrasi umum; memahami marketing; melakukan perencanaan bisnis; melaksanakan komunikasi bisnis; melakukan digital branding; mengaplikasikan digital onboarding; mengaplikasikan digital marketing; dan mengaplikasikan digital operation.

 

Mata pelajaran bisnis digital berfokus pada penguasaan kompetensi yang harus dimiliki oleh tenaga bisnis digital atau jabatan lain sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan dunia kerja. Terdapat delapan mata kuliah yang ada, yaitu

1. Ekonomi Bisnis dan Administrasi Umum dengan lingkup pembelajaran meliputi: masalah-masalah ekonomi, model dan pelaku ekonomi, perilaku konsumen dan produsen dalam kegiatan ekonomi, serta penerapan ilmu ekonomi dalam kegiatan usaha, pemahaman administrasi serta fungsi-fungsi manajemen.

2. Marketing dengan lingkup pembelajaran meliputi: pengenalan struktur pasar dan bentuk pasar, strategi bauran pemasaran, pengembangan produk, daur hidup produk (product life cycle / PLC), branding (merek), dan menetapkan harga jual serta promosi produk.

3. Perencanaan Bisnis dengan lingkup pembelajaran meliputi: analisis lingkungan bisnis dengan berbagai macam analisis, merencanakan strategi bisnis, analisis usaha, penyusunan proposal usaha hingga pengembangan usaha.

4. Komunikasi Bisnis dengan lingkup pembelajaran meliputi: etika bisnis, negosiasi bisnis dan presentasi bisnis.

5. Digital Branding dengan lingkup pembelajaran meliputi: pengantar digital branding, pembuatan logo secara online, produksi konten digital, foto produk, video produk, dan manajemen publikasi konten.

6. Digital Onboarding dengan lingkup pembelajaran meliputi: aktivasi penjualan melalui media sosial, website, marketplace dan online retail.

7. Digital Marketing dengan lingkup pembelajaran meliputi: pengantar digital marketing, analisis data digital, Google Business Profile atau Google My Business (GMB), Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), social media marketing dan promosi di marketplace.

8. Digital Operation dengan lingkup pembelajaran meliputi: pengantar operasional bisnis online, inventori, customer relationship management, pengiriman barang, laporan pembelian dan penjualan online.

(Baca juga: Mengenal Pembelajaran Berbasis Projek Di SMK Pusat Keunggulan)

 

Pada akhir Fase F peserta didik menguasai kompetensi-kompetensi Bisnis Digital sehingga mampu beradaptasi dengan mudah dalam pekerjaannya. Selain itu pada akhir Fase F pada aspek soft skill peserta didik mampu menerapkan kompetensi kerja sesuai tuntutan pekerjaan, mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam memecahkan masalah, mencari solusi secara konsisten. Bisnis Digital tersebut meliputi delapan elemen, yaitu: 

1. Ekonomi Bisnis dan Administrasi Umum, dimana pada akhir Fase F, peserta didik mampu mengevaluasi masalah-masalah ekonomi, memahami model dan pelaku ekonomi, perilaku konsumen dan produsen dalam kegiatan ekonomi, menerapkan ilmu ekonomi dalam kegiatan usaha, memahami administrasi serta fungsi-fungsi manajemen.

2. Marketing, dimana pada akhir Fase F, peserta didik mampu memahami struktur pasar dan bentuk pasar, memahami strategi bauran pemasaran, menganalisis pengembangan produk, menentukan daur hidup produk (product life cycle / PLC), memperkuat branding, menetapkan harga jual dan melakukan promosi produk.

3. Perencanaan Bisnis, dimana pada akhir Fase F, peserta didik mampu menganalisis lingkungan bisnis dengan berbagai macam analisis, merencanakan strategi bisnis, menganalisis usaha, menyusun proposal usaha dan mengembangkan usaha.

4. Komunikasi Bisnis, dimana pada akhir Fase F, peserta didik mampu, memahami etika bisnis, melakukan negosiasi bisnis dan melakukan presentasi bisnis.

5. Digital Branding, dimana pada akhir Fase F, peserta didik mampu memahami ruang lingkup digital branding, membuat logo secara online, melakukan produksi konten digital, melakukan foto produk, melakukan video produk, dan mengaplikasikan manajemen publikasi konten.

6. Digital Onboarding, dimana pada akhir Fase F, peserta didik mampu melakukan aktivasi penjualan melalui media sosial, website, marketplace dan online retail.

7. Digital Marketing, dimana pada akhir Fase F, peserta didik mampu memahami ruang lingkup digital marketing, melakukan analisis data digital, mengaplikasikan Google Business Profile atau Google My Business (GMB), mengaplikasikan Search Engine Optimization (SEO), mengaplikasikan Search Engine Marketing (SEM), melakukan promosi di social media marketing dan melakukan promosi di marketplace.

8. Digital Operation, dimana pada akhir Fase F, peserta didik mampu memahami ruang lingkup operasional bisnis online, melakukan inventori, mengaplikasikan customer relationship management, melakukan pengiriman barang dan membuat laporan pembelian dan penjualan online.

(Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Pelajar Pancasila?)

 

Jangan lupa untuk mengkonsultasikan bisnism bersama Chlorine Digital Media, kunjungi https://chlorinedigitalmedia.com/ untuk informasi selengkapnya.

Admin

Admin

Chlorine Digital Media

Facebook
WhatsApp
Pinterest
Telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
ChlorineDigitalMedia
Halo...
Ada yang bisa kami bantu?